Ritual Aksi Jum’at Bersih Tumbuhkan Kembali Budaya Gotong Royong

Bandung Side, Majalaya – Jum’at Bersih salah satu Program Kerja Satgas Sektor 4 Citarum Harum jangka pendek yang terus menjadi ritual dan digelorakan dalam rangka menumbuhkan kembali budaya gotong royong di Majalaya. Aksi bebersih yang di fokuskan pada pembersihan selokan atau saluran drainase permukaan yang menjadi salah satu penyebab genangan air saat hujan karena tersumbat sampah rumah tangga.

Pada gilirannya, Satgas Sektor 4 Sub Desa Wangisagara melakukan aksi Jum’at Besih bersama semua elemen masyarakat disepanjang jl. Wangisagara sepanjang kurang lebih 2 kilo meter, Jum’at (28/2/2020). Lokasi jl. Rancajigang dan jl Wangisagara yang menyatukan Desa Wangisagara dan Desa Padamulya menjadi jalan utama warga desa tersebut menuju pusat Kota Majalaya.

Aksi Jum’at Bersih yang dimulai pukul 07.00 WIB sampai menjelang salat Jumat yang sebelumnya mendapatkan arahan dari Satgas Sektor 4 Sub Desa Wangisagara, Sertu Tumijo saat apel pagi dalam menentukan sasaran bebersih sepanjang jl.Wangisagara hingga keatas menuju Kantor Desa Wangisagara.

Satgas Sektor 4 Citarum Harum, Sertu Tumijo mengambil Apel Pagi sebelum melakukan Aksi Jum’at Bersih, Jum’at (28/2/2020).

Sertu Tumijo mengatakan, Aksi Jum’at Bersih dengan sasaran membersihkan sampah dan rumput ilalang di selokan dan bahu jalan ini untuk menumbuhkan semangat dan budaya gotong royong di masyarakat. “Kalau bukan oleh kita siapa lagi. Makanya kita sama-sama melaksanakan Aksi Jum’at Bersih ini untuk menumbuhkan semangat dan budaya gotong royong. Jangan sampai semangat dan budaya gotong royong kita pudar bahkan hilang,” jelas Sertu Tumijo saat memberi arahan di apel pagi.

Bila dihitung yang berpartisipasi Aksi Jum’at Bersih sekitar 70 orang, terang Sertu Tumijo, yang berasal dari warga 5 RW yang dilintasi ruas jl. Wangisagara, Desa Wangisagara. “Puluhan warga itu berasal dari RW 01, 03, 07, 08 dan RW 13 yang terlintasi jl. Wangisagara keluar dari rumah masing-masing dengan membawa peralatan seperti cangkul dan garpu 3 jari ikut bergabung. Warga yang sudah ikut bekerja dari sejak pagi pukul 07.00 WIB di wilayahnya masing-masing membersihkan sampah yang ada di selokan dan rumput ilalang langsung dapat pulang dan aksi berlanjut secara marathon dilokasi lain,”kata Sertu Tumijo.

Aksi Jum’at Bersih dengan sasaran pembersihan selokan drainase di jl. Wangisagara, Desa Wangisagara, Majalaya, Jumat (28/2/2020).

Aksi Jum’at Bersih juga melibatkan peran aktif aparat RT, RW dan aparatur Desa Wangisagara serta 2 orang komunitas Badega sangatlah efektif. Anggota Linmas Desa Wangisagara pun menyiapkan cator untuk mengangkut langsung sampah dan rumput ilalang yang dibersihkan dari selokan dan bahu jalan tersebut. Sebagian sampah dan rumput pun dimasukkan ke dalam karung plastik, sebelum diangkut menggunakan cator dan mengangkat sedimentasi diletakkan dipinggir selokan sebagai tanggul.

“Kami memgucapkan terima kasih kepada warga dan komunitas yang sudah peduli akan Aksi Jum’at Bersih dengan bergotong royong membersihkan sampah dan rumput ilalang di jl. Wangisagara ini. Terima kasih juga disampaikan kepada RT, RW dan aparatur Desa Wangisagara, khususnya Kepala Desa Wangisagara, Bapak Enjang Gandi yang sudah sama-sama turu kelapangan melakukan Aksi Jum’at Bersih bersama warga dan Satgas Sektor 4 Citarum Harum ini,” pungkas Sertu Tumijo.

Selokan drainase di jl. Wangisagara, Desa Wangisagara juga dimanfaatkan oleh warga sebagai air irigasi, Jum’at (28/2/2020).

Kepala Desa Wangisagara, Enjang Gandi mengatakan sangat mendukung Program Kerja Satgas Sektor 4 Citarum Harum dengan menggeloran Aksi Jum’at Bersih ini, dengan semangat gotong royong dan sekaligus menumbuhkan kembali budaya gotong royong yang sudah mulai luntur di masyarakat karena sifat materialistis yang lebih diutamakan.

“Budaya Gotong Royong harus kembali ditumbuhkan dimasyarakat yang sudah apatis, dan kami akan menindaklanjuti program Aksi Jum’at Bersih ini agar kelanjutan,”kata Enjang Gandi.***

Tinggalkan Balasan