Aksi Sinergi Satgas Sektor 4 Bersama Muda Berani Muda Berbakti Bersihkan Alun-Alun Majalaya

Bandung Side, Majalaya – Segerombolan pemuda dan pemudi yang menamakan dirinya “Muda Berani Muda Berbakti” akan beraksi bersama Satgas Sektor 4 Citarum Harum membersihkan Alun-alun Majalaya dari sampah plastik yang berserakan dengan menyumbangkan 8 tong sampah dan 15 tabung biopori, Sabtu (15/2/2020).

Adapun tujuan aksi bebersih Alun-alun Majalaya dengan menyumbang 8 tong sampah dan 15 tabung biopori memberi edukasi kepada warga Majalaya yang sehari-hari beraktifitas diseputar Alun-alun Majalaya khususnya, masyarakat luas di Majalaya pada umumnya agar memperlakukan sampah dengan bijak.

“Setiap manusia menghasilkan sampah, namun masih banyak yang belum sadar bahwa sampah harus diperlakukan secara bijak. Bijak sampah yang dihasilkan sehari-hari bisa berasal dari rumah tangga yakni sisa-sisa memasak, bisa juga dari saat mengkonsumsi makanan yang dipinggir jalan,”ungkap Winda Amalia Alfurqon, koordinator Muda Berani Muda Berbakti.

“Dari pantauan kami, aktifitas ekonomi yang ada di Alun-alun Majalaya yang sebagian besar adalah Pedagang Kaki Lima ada yang jualan perlengkapan fashion, kuliner, buah-buahan dan lain-lain dipastikan akan menghasilkan sampah. Belum bila ada transaksi kuliner yang membutuhkan kantong plastik atau sisa makanan yang harus terbuang belum disiplin dibuang pada tempatnya yakni tong sampah,”seru Winda Amalia Alfurqon yang akrab dipanggil Amalia.

Dengan menyumbangkan 8 tong sampah yang diletakkan di Alun-alun Majalaya, tambah Amel, harapannya warga bisa belajar disiplin memperlakukan sampah dengan bijak, yaitu membuang pada tong sampah yang telah disediakan. Kebiasaan membuang sampah sembarangan, diselokan yang merupakan tempat saluran air hujan, dipinggir jalan bahkan ditempat-tempat yang tidak pantas untuk tempat sampah kadang dengan sengaja dilakukan.

“Selalu jawaban klasik dari yang sering terdengar, “tidak ada tempat sampahnya”, “kan sudah ada petugas kebersihan”, bahkan ada yang tidak peduli-asal buang saja. Sebagai mahluk yang bermartabat harusnya sudah disadari bahwa sampah akan menjadi musuh bila tidak diperlakukan secara bijak,”kata Amalia bersemangat.

Menurut Amalia, tabung biopori juga dapat dimanfaatkan untuk menyimpan sisa makanan dan sebagai penyimpan air yang nantinya akan dipasang diseputar Alun-alun Majalaya. Karena kondisi Alun-alun yang lebih rendah dari jalan, maka setiap hujan dipastikan menimbulkan genangan air diakhir ceritanya. Selokan yang sudah banyak menyimpan sedimentasi tidak bisa mewadahi genangan air hujan, sehingga tidak lancar mengalir ke Sungai Citarum membutuhkan waktu pengerukan secara besar-besaran. Jadi, kami dari Muda Berani Muda Berbakti terlebih dahulu melakukan aksi mengedukasi disiplin memperlakukan sampah dengan bijak terlebih dahulu.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Satgas Sektor 4 Citarum Harum yang telah mensupport dan mendukung aksi ini. Dari saat proses pembuatan tong sampah hingga finishing dibantu sepenuhnya oleh Satgas Sektor 4, dan berharap selanjutnya akan ada aksi-aksi lanjutan dari kami yang kembali didukung,”pungkas Amalia.

Satgas Sektor 4 Sub Desa Majalaya, Serda Muhidin mengatakan,”Kegiatan membersihkan Alun-alun dari sekumpulan pemuda dan pemudi yang menamakan dirinya Muda Berani Muda Berbakti semoga menjadi inspirasi bagi semuanya agar bijak memperlakukan sampah. Tong sampah dan tabung biopori merupakan salah satu solusi dalam mengelola sampah bisa dilakukan nantinya dirumah masing-masing. Karena dengan mendisiplikan bisa mengelola sampah rumah tangga akan mengurangi beban petugas sampah dalam mengelolanya”.

Aksi yang akan digelar besok pagi hari minggu, tanggal 16 februari 2020 di Alun-alun Majalaya terbuka untuk umum. Diharapkan mendapatkan simpati bagi yang melintas diseputar Alun-alun Majalaya.***

Facebook Comments

Leave a Reply