Persib Legend Tour Sambangi Tiga Kota

Bandung Side, Dago – Menghidupkan kembali dan mengenang masa-masa kejayaan, tim sepak bola profesional asal Bandung, PERSIB bersama Interaction by Pria Punya Selera mengadakan PERSIB Legend Tour yang mempertandingkan pemain legenda dari tim PERSIB pada musim 1994-1995 dengan All Star Interaction.

Kegiatan ini diadakan PERSIB bersama Interaction by Pria Punya Selera sebagai momen interaksi mendekatkan diri dengan masyarakat Jawa Barat melalui pertandingan sepak bola yang diadakan di 3 kota di Jawa Barat (Garut (16/11/2019), Majalengka (30/11/2019) dan Pelabuhan Ratu, Sukabumi (7/12/2019)). Kehadiran dari beberapa pemain dari tim PERSIB musim tersebut membuat kegiatan ini semakin meriah dan berbagi pengalaman akan kejayaan PERSIB di musim 1994-1995.

Persib Legend, Ligina 1 1994/1995

Direktur PT PERSIB Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono mengungkapkan saat melakukan press conference di 1933 Dapur Kopi Jl. Sulanjana No. 17 Bandung, Rabu (13/11/2019) bahwa upaya untuk merawat kebersamaan para perebut gelar Ligina 1 ini terus diabadikan oleh pihaknya. Seperti diundang dalam setiap launching dan beberapa acara PT PERSIB Bandung Bermartabat hingga penyematan nama legend dalam jersey PERSIB musim 2018 lalu.

“Selama ini, para legend sering berkolaborasi dengan PT PERSIB Bandung Bermartabat. Dari beberapa kali friendly match dan main bola bareng, kami merasa tali silaturahmi ini harus dipererat lagi. Mewakili PT PERSIB Bandung Bermartabat, saya menyambut baik inisiasi Pria Punya Selera dengan program tur ke kota-kota bersama Interaction ini. Bobotoh di luar Bandung, akhirnya bisa kembali melihat satu tim legenda ini bermain,” ujar Teddy.

Sutiono Lamso (kanan), pencetak 1 gol di menit ke-78 menghantarkan Persib sebagai Juara Liga 1 musim 1994,1995

Hal yang membuat tim PERSIB bersama Interaction mengangkat PERSIB Legend tahun 1994-1995 ini adalah sebagai pencapaian PERSIB Bandung yang mampu merengkuh juara Liga Indonesia dengan mengalahkan Barito Putra 1-0 pada babak Semifinal dan menetapkan keunggulan tim atas Petrokimia Putra 1-0 pada babak Final. Fakta lain yang menonjol dari tim PERSIB Bandung pada musim ini adalah komposisi pemain yang mayoritas terdiri dari pemain yang notabene berasal dari Jawa Barat. Tenaga pemain asing masih sangat langka ditemukan pada musim ini, menjadikan talenta sepak bola Jawa Barat sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia.

“Terima kasih banyak buat para Bobotoh PERSIB yang akan berpartisipasi dan ikut mengenang kejayaan PERSIB Legend Tour 1994-1995 ini. Saya, Dede Iskandar, dan Yudi Guntara senang dapat bermain dengan bobotoh baik dari berbagai komunitas Viking PERSIB Club, Bomber, dan The Bombs. Terima kasih juga kepada PERSIB yang sudah mengadakan kegiatan ini dan mitra PERSIB yaitu Interaction by Pria Punya Selera karena berkat adanya kegiatan ini kami bisa menghidupkan kembali momen kejayaan itu. Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi momen kebersamaan dan mengangkat nilai profesionalisme bagi PERSIB, dan semoga bisa menjadi dorongan dan motivasi untuk mempererat tali silahturahmi dan persaudaraan hingga kini,” ujar Robby Darwis, salah satu pemain legenda dari PERSIB Bandung.

Persib Legend Tour

Nama Robby Darwis tidak hanya bergema di kalangan pendukung PERSIB Bandung, namun juga seluruh Indonesia sebagaimana kiprahnya dalam membela timnas Indonesia juga membawa prestasi dua gelar juara pada cabang sepak bola di ajang SEA Games 1987 Jakarta dan 1991 Manila. Dede Iskandar dan Yudi Guntara merupakan andalan PERSIB untuk menjaga posisi sayap dan gelandang yang juga berjasa atas keberhasilan PERSIB menjadi juara Liga Indonesia 1994.

Diharapkan kegiatan Persib Legend Tour yang di sponsori oleh Interaction dapat menjadi momen kebangkitan dan motivasi bagi PERSIB untuk memperoleh hasil yang lebih maksimal di pertandingan berikutnya hingga mencapai target yang diharapkan dalam Liga Indonesia musim 2019 ini.***

Facebook Comments

Leave a Reply