Satgas Sektor 7 Ubah Pola Pikir Masyarakat Akan Kebersihan Dengan Simbol Dirikan Sarana Ibadah

Bandung Side, Rancamanyar – Memanfaatkan lahan tidur dibantaran Sungai Citarum, Satgas Sektor 7 Citarum Harum mendirikan sarana ibadah untuk umum di Desa Rancamanyar, Kecamatan Bale Endah, Kabupaten Bandung, Jumat (30/8/2019).

Bantaran Sungai Citarum di Desa Rancamanyar yang semula kumuh dengan bangunan lapak-lapak kaki lima, yang merupakan tumpahan pedagang pasar kaget Desa Rancamanyar menjadi lahan berdagang sudah mulai tidak ramah lingkungan. Sampah berserakan lebih banyak dibantaran hingga berceceran ke jalan inspeksi Desa Rancamanyar yang merupakan jalur hidup menghubungkan Desa Bale Endah dan Raya Kopo-Katapang.

Anggota Satgas Sektor 7 sedang memberikan acian pada bangunan WC Umum di bantaran Desa Rancamanyar, Jumat (30/8/2019)

Tampak tidak menguntungkan bagi keberadaan bantaran yang kotor dan Sungai Citarum yang selalu tertumpah oleh sampah aktifitas pasar tradisional Desa Rancamanyar, menggerakkan Satgas Sektor 7 Citarum Harum dalam mengubah maindset atau pola pikir masyarakat baik disekitar Desa Rancamanyar maupun masyarakat yang melintasi jalan inspeksi tersebut dengan mendirikan sarana ibadah untuk umum.

Sarana ibadah untuk umum tersebut sudah berjalan pengerjaannya kurang lebih satu bulan, seperti yang disampaikan Komandan Pleton (Danton) I, Peltu Edi Sapdi Sapari,”Proses pengerjaan sarana ibadah berupa musholla untuk umum yang dilengkapi dengan wc umum 3 kamar sudah berjalan kurang lebih satu bulan. Bersama masyarakat sekitar dan Satgas Sektor 7 Citarum Harum berusaha membuat maindset masyarakat bisa berubah agar dapat menjaga kebersihan dan memperlakukan sampah menjadi barang yang bermanfaat, bukan hanya dibuang disungai saja”.

Tampak bangunan musholla dilihat dari belakang yang didirikan oleh Satgas Sektor 7 Citarum Harum, Jumat (30/8/2019).

Semula lingkungan bantaran kotor oleh sampah, lanjut Danton I Peltu Edi, dan tidak terpelihara akan dirubah menjadi area publik, taman dan pos pantau Sungai Citarum. Kurang lebih sepanjang 50 meter lahan yang dimanfaatkan untuk sarana umum yang ada tempat ibadahnya, agar kedepan juga dapat dimanfaatkan oleh Satgas Sektor 7 untuk sosialisasi tentang Program Citarum Harum.

“Partisipasi masyarakat Desa Rancamanyar, mahasiswa KKN dan pendonatur menjadi pelengkap berdirinya sarana ibadah. Kami Satgas Sektor 7 akan menyelesaikan pengerjaannya agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, namun dengan catatan harus dijaga dan dipelihara keberadaannya jangan sampai dibiarkan tanpa dibersihkan,”pungkas Danton I Peltu Edi.

Bantaran Desa Rancamanyar yang disulap menjadi ruang publik, Jumat (30/8/2019).

Tidak beberapa lama dari perbincangan Bandung Side dengan Danton I Peltu Edi, Komandan Sektor 7 Kolonel Inf. Purwadi datang kelokasi. Spontan anggota Satgas Sektor 7 memberi hormat dan salam kepada Komandan Sektor (Dansektor) 7 yang bersahaja dan berwibawa ini, diikuti oleh masyarakat yang tergabung dalam gober bersalaman pula.

“Alhamdulillah, Satgas Sektor 7 dan partisipasi masyarakat tergerak untuk mendirikan sarana ruang publik dan tempat ibadah berupa musholla. Hal tersebut merupakan salah satu cara untuk merubah maindset masyarakat untuk mensukseskan Program Citarum Harum, agar tidak membuang sampah sembarangan sebelum diola. Bantaran Desa Rancamanyar yang semula menjadi tempat kumpulan sampah dari pasar tradisional dan dari masyarakat yang melintasi jalan inspeksi ini bisa dirubah menjadi lokasi yang lebih indah untuk ruang publik,”kata Kolonel Purwadi.

Anggota Satgas Sektor 7 sedang memasang keramik lantai musholla dibantaran Sungai Citarum, Desa Rancamanyar, Jumat (30/8/2019).

“Satgas Sektor 7 harus melakukan sesuatu secara nyata agar masyarakat mau berpartisipasi untuk mensukseskan Program Citarum Harum, dengan adanya sarana ibadah berupa musholla agar dapat digunakan untuk sholat. Ibadah sholat bagi umat muslim sebelum dilakukan harus bersuci terlebih dahulu dengan berwudhu agar bersih, sebagai simbol bahwa Kebersihan Sebagian dari Iman,”pungkas Kolonel Purwadi.***

Facebook Comments

Leave a Reply