Kemenpar Kembali Gelar Sales Mission Danau Toba di Jakarta

Bandung Side, Jakarta – Menyambung kesuksesan penyelenggaraan Sales Mission Danau Toba yang diselenggarakan di Jogjakarta, Surabaya dan Semarang, Sales Mission Danau Toba kembali digelar. Kali ini, Jakarta menjadi kota pilihan karena statusnya yang merupakan ibu kota negara membuat Jakarta menjadi tempat bermukim manusia dengan berbagai latar belakang.

Penyelenggaraan Sales Mission Danau Toba masih mengemban misi yang sama, yakni menarik minat kunjungan wisatawan sebanyak mungkin ke Danau Toba melalui penyelenggaraan pameran di mall, table top yang mempertemukan seller dan buyer, seminar dan talkshow yang mendatangkan pembicara para praktisi industri serta komunitas pendukung, demo masak hingga lomba mewarnai untuk anak. Selain itu ditampilkan pula musik khas Sumatera Utara. Sebagai penutup, seorang penyanyi asal Sumatera Utara yakni Judika akan tampil dan menyanyikan beberapa lagu hits dan lagu berbahasa Batak. Sales Mission Danau Toba kali ini diselenggarakan di Gandaria City Mall dan Sheraton Hotel Jakarta pada 19-21 Oktober 2018.

Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regional I Kementerian Pariwisata, Masruroh memberikan apresiasi untuk penyelenggaraan misi penjualan tersebut. Masruroh menyebutkan bahwa pengembangan pariwisata harus dilakukan secara serius karena merupakan sektor dan industri strategis.

Masruroh menambahkan, Danau Toba sudah siap menyambut kedatangan wisatawan. Hal ini bisa dilihat dari kesiapan atraksi, amenitas dan aksesibilitasnya. Jika melihat pengembangan tiga unsur tersebut, Danau Toba berpotensi sebagai daerah yang bisa mendatangkan wisatawan lebih banyak lagi. Tahun lalu, wisman yang datang 260 ribu orang, sedangkan data tahun ini hingga bulan agustus menunjukan ada 150 ribu orang, positif untuk mendapatkan peningkatan angka kunjungan pada akhir tahun mendatang.

Masruroh, Asdep Pemasaran I Regional I menyatakan bahwa penyelenggaraan Sales Mission ini dilakukan untuk menggenapi target kunjungan yang sudah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo dan ditindaklanjuti oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya. Dalam rangkaiannya, kegiatan ini juga akan diadakan di Bandung pada bulan November nanti. Sama seperti kota lain, pemilihan Bandung dipakukan karena pasarnya dianggap sebagai kantong wisatawan yang potensial.

Ketua ASITA Sumatera Utara, Solahuddin Nasution mengatakan bahwa pihaknya berharap agar aksesibilitas menuju Danau Toba terus dikembangkan sampai menyentuh negara lain diluar Singapura dan Malaysia. “Pengembangan pariwisata Danau Toba tetap butuh daerah lain sebagai penyangga pariwisata. Hal ini terlihat dari data junlah hunian kamar hotel yang penuh,” kata Solahuddin.

Penyelenggaraan Sales Mission ini diharapkan dapat mendorong agar industri pariwisata terus meningkatkan kualitas pelayanan seiring dengan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.***

loading...
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan