Bandung Side, Cisirung – Sebanyak 131 mahasiswa Sanitasi Lingkungan Poltekkes Bandung (Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung) melakukan kunjungan praktik lapangan ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Cisirung yang dikelola oleh PT Mitra Citarum Air Biru (PT MCAB) di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Kamis, 15 Oktober 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan praktis serta pendalaman materi terkait pengelolaan limbah cair B3 dan tanggap darurat industri secara komunal.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan mahasiswa Tingkat II Program Sarjana Terapan yang didampingi tiga dosen pembimbing dan dua tenaga kependidikan mendalami tiga aspek Utama, yakni: pengenalan sumber limbah cair, pemahaman proses pengolahan limbah secara komunal, serta strategi tanggap darurat di IPAL Cisirung, PT MCAB.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan alur instalasi lapangan di PT MCAB:
1. Bak Ekualisasi: Menampung aliran awal limbah cair dari berbagai industri.
2. Bak Aerasi: Tempat berlangsungnya proses metode biologis dalam pengolahan limbah.
3. Titik Outlet: Lokasi akhir pembuangan air hasil olahan sebelum dialirkan ke outfall akhir.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif yang dibagi menjadi dua kelompok di ruang rapat PT MCAB, dipandu langsung oleh Penanggung Jawab Operasional PT MCAB, Bapak Haris.
“Tampak dalam sesi diskusi antusiasme mahasiswa Sanitasi Lingkungan Poltekkes Bandung terlihat dari berbagai pertanyaan kritis,” ujar Haris.
Diantara pertanyaan yang diajukan mengenai sejarah perusahaan, lanjut Haris, dalam narasi disampaikan bahwa Ipal Cisirung PT MCAB yang berdiri sejak 1985 dan beroperasi penuh mulai 2003. Selain itu menanyakan jumlah pabrik tekstil yang sudah menjadi mitra PT MCAB dan perusahaan makanan yang bermitra, hingga pembenahan infrastruktur dan inovasi mesin yang masif dilakukan sejak 2023.
Fokus diskusi juga menyoroti kesiapan infrastruktur IPAL Cisirung PT MCAB dalam menghadapi risiko banjir dan lonjakan debit air akibat cuaca ekstrem pada tahun 2026, mengingat lokasinya yang berbatasan langsung dengan Sungai Cisuminta dan Sungai Citarum.
“Selain itu, dijelaskan pula hubungan kemitraan resmi berbasis MoU antara PT MCAB dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung,” pungkas Haris.
Acara diakhiri dengan penyerahan plakat kenang-kenangan dari perwakilan Poltekkes Kemenkes Bandung, Bapak Bambang Yulianto, S.T., M.T., kepada Bapak Haris dari PT MCAB, serta foto bersama.
Diharapkan sinergi edukatif ini dapat berkelanjutan, yakni kejenjang program magang, KKN tematik, maupun penelitian bersama di bidang pengelolaan limbah cair dan sanitasi lingkungan.***