Pentingnya Mengidentifikasi Pasar dalam Bisnis Digital

pentingnya

Bandung Side, Kabupaten Sukabumi – Pentingnya beralih usaha digital merupakan solusi paling mudah yang bisa kita lakukan di situasi pandemi ini.

Hal ini juga didukung oleh keadaan serba digital yang perlahan menjadi kebiasaan masyarakat setelah bertransformasi di ranah digital.

Akan tetapi, Aristyo Hadikusuma selaku Director at Otinesia mengatakan, sebelum terjun ke bisnis digital kita perlu mengenali pasar digital terlebih dahulu.

Tujuannya agar bisa memaksimalkan keuntungan yang bisa diterima. Namun, kita harus tetap memperhatikan karakteristik dari pasar.

“Dengan keuntungan 1.000 dari sekian juta pengguna, pasar digital menjadi salah satu tempat untuk menjual apapun di dalamnya,” kata Aristyo Hadikusuma.

“Bahkan hal-hal yang sebelumnya dianggap tidak mungkin dipasarkan melalui digital menjadi mungkin,” ujar Aristyo dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (13/10/2021) siang.

Menurut Aristyo Hadikusuma, kita harus memahami tentang market untuk mengetahui potensi keuntungan yang akan didapatkan dan meminimalisir kerugian yang tidak dibutuhkan.

Selain faktor keuangan, memahami pasar bisa menghemat waktu bahkan mempercepat pertumbuhan bisnis kita.

Setelah itu, kita bisa menentukan pentingnya toko digital atau tempat untuk berbisnis.

Di masa ini kita bisa menggunakan website, Facebook, Instagram, Twitter, atau marketplace.

Dari riset market dan tempat, kita perlu mengidentifikasi pasar menggunakan dua cara, yakni design thinking dan business model canvas.

“Keduanya bisa mem-breakdown bisnis kita untuk mengetahui channelnya, konsumennya, hingga metode pembayaran, dan kebiasaan konsumen lainnya secara lebih detail,” ungkap Aristyo Hadikusuma.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi.

Webinar wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (13/10/2021) siang, juga menghadirkan pembicara, Iwan Kenrianto (Founder Yuk Bisnis Kost), Diena Haryana (Pendiri SEJIWA), Oktavian Jasmine (COO Prospero Food), dan Gabcit sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital.
Kegiatan literasi digital ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.***

Tinggalkan Balasan