Bandung Side, jl. Bangka – ACT Gaungkan Gerakan Kebaikan Tanpa Batas bersama KODAM III/Siliwangi dalam menyalurkan pangan dan air minum di jl. Bangka, Jumat 9 April 2021.
Menyambut Ramadan dengan aksi kebaikan tanpa batas, ACT bersama KODAM III Siliwangi kembali mendistribusikan ribuan paket beras wakaf dan ribuan karton air minum wakaf serentak di seluruh Jawa Barat.
Apel aksi yang berpusat di KODIM 0618/BS dipimpin oleh Asep Saeful Gufron, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Pemerintahan Kota Bandung sekaligus melepas pasukan Babinsa langsung bergerak mengantarkan 3.904 paket beras wakaf dan 2.600 karton air minum wakaf kepada 11.712 masyarakat prasejahtera di seluruh Jawa Barat.
Dalam tema Ramadhan 2.0: Aksi Tanpa Batas, salah satu fokus yang ACT lakukan ialah pemenuhan pangan selama Ramadan lewat Gerakan Sedekah Pangan Ramadhan.
Gerakan ini mengajak masyarakat terlibat dalam meluaskan program-program pangan ACT dan Global Wakaf yang ditujukan untuk menciptakan ketahanan serta kedaulatan pangan bangsa.

Selain itu, selama bulan Maret hingga April 2021, ACT bersama TNI juga telah melakukan aksi distribusi Gerakan Sedekah Pangan Nasional di 17 kota/kabupaten, 66 kodam/koramil se Jawa Barat.
Hadirnya Asep Saeful Gufron, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, mewakili Walikota Bandung, H. Oded Muhammad Daniel,S.A.P., membacakan pidato bahwa sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya terhadap kepedulian organisasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Kodim 0618 BS yang membantu warga lain dan membutuhkan terutama untuk meringankan beban ekonomi masyarakat di masa pandemi Covid-19.
Semoga bantuan pangan yang disalurkan bisa jadi sangat dinanti oleh warga yang membutuhkan tepat sasaran, dikarenakan perkembangannya banyak PHK, berkurangnya aktifitas perdagangan, penurunan daya beli dan bertambahnya penduduk miskin.
Melalui ajudannya, Dandim 0618/BS Kol.Inf. Sapta Budhi Purnama menyampaikan bahwa besarnya aksi kebaikan yang akan dilakukan selama Ramadan hingga Idul fitri nanti membutuhkan dukungan dan kolaborasi besar dari berbagai elemen masyarakat.

Regional Head ACT Jawa Barat, Renno I. Mahmoeddin mengatakan,” Tak hanya Gerakan Sedekah Pangan Ramadhan, di momen detik-detik menjelang ibadah puasa ini, ACT juga mengajak masyarakat ambil bagian dalam Gerakan Sedekah Harian Ramadhan.
Dengan sedekah minimal Rp 10 ribu dan mengajak orang lain yang dimulai dari orang terdekat, bakal menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat prasejahtera di berbagai penjuru negeri selama Ramadan.
“Apalagi, di waktu menjelang Ramadan ini banyak saudara sebangsa tengah diuji dengan bencana alam serta ekonomi yang prasejahtera, khususnya mereka di tepian negeri,”kata Renno.
Terhitung dalam beberapa hari, Ramadan akan datang. Bulan suci ini merupakan Ramadan kedua yang dijalani dalam kondisi pandemi bagi penduduk dunia, termasuk Indonesia.
Keriuhan jelas akan berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Keramaian khas bulan puasa pun akan terbatas, sedangkan kenaikan harga yang seakan sudah menjadi tradisi tak bisa dibendung.

Di samping itu, perekonomi masyarakat belum sepenuhnya pulih di era kenormalan baru ini.
Belakangan, kabar kenaikan harga pokok di sejumlah daerah kian terdengar. Hal ini begitu mengkhawatirkan, karena kondisi ekonomi masyarakat yang masih lemah.
Belum lagi isu impor beras di tengah panen raya di beberapa wilayah. Kebijakan ini jelas mengancam penyerapan hasil para petani.
Akan tetapi, berbagai kesulitan serta keterbatasan ini dapat dilewati dengan berbagai macam kebaikan tanpa batasan. Begitu juga yang Aksi Cepat Tanggap (ACT) gaungkan untuk menyambut bulan suci, ialah Ramadhan 2.0 Aksi Tanpa Batas.
“Lewat berbagai gerakan yang di inisiasi, harapnnya mampu menyelesaikan persoalan di tengah kehidupan masyarakat,”pungkas Renno.***