EQUAL COFFEE Pilihan Tempat Ngopi yang Bikin Nyandu

EQUAL COFFEE Pilihan Tempat Ngopi yang Bikin Nyandu

Bandung Side, Kliningan – Equal Coffee hadir di daerah jl. Kliningan, Buah Batu sangat diperhitungkan bagi penikmat dan pecinta kopi.

Selain menyajikan menu kopi, bagi para Coffee Snop juga menjadikan EQUAL COFFEE sebagai tempat yang memberi pengalaman tak terlupakan.

EQUAL Coffee mungkin juga menjadi salah satu tempat ngopi pilihan yang memiliki sajian kopi yang berkarakter, jadi bagi pecinta kopi dipastikan tidak akan mudah berpaling ke tempat tongkrongan lain.

Tanpa sengaja kadang pecinta kopi datang secara solois di EQUAL COFFEE berjumpa dengan solois lainnya mengalir membuka obrolan dengan santai yang akhirnya tidak jauh juga obrolan yang hangat tercetus tentang olahan Barista Tyo yang unik.

Padahal bila melihat menu sajian EQUAL COFFEE biasa saja, menyajikan Espresso Based diantaranya Americano, Cappuccino, Equal Coffe, Mochaccino, Caramel Machiato, Cream Brulle, Cafe Latte, Es Kopi Pandan, Kopi Bombon.

Sedangkan Manual Brew menyajikan V60, Jappanese, Vietnam Drip, Kopi Buah Equal. Juga sajian Non Coffee diantaranya Chocolatte Latte, Matcha Latte, Thai Tea.

Sebut saja sang solois pecinta kopi itu Kenzi, mahasiswi bilangan daerah Bojongsoang dengan sengaja singgah di EQUAL COFFEE untuk menikmati Kopi Buah Equal.

“Bandung lagi terik banget Kang, jadi cocoknya Kopi Buah Equal, biar seger dan fresh menghadapi tahapan menyusun skripsi semester ini,” Kenzi mengawali obrolan dengan aku.

EQUAL COFFEE
Pilihanku Americano saat di EQUAL COFFEE

“Coba dech Kang, Kopi Buah Equal pasti ketagihan. Sedikit eksperience, tidak akan merusak selerah Americano Akang kok,” seru Kenzi memberi rekomendasi.

“Boleh juga Neng”, jawabku sambil memberi kode kepada Barista Tyo untuk membuatkan satu resep Kopi Buah Equal.

Tidak begitu lama, Kopi Buah Equal tersaji di mejaku yang bersebelahan dengan Kenzi. Tampak menawan sajian dalam gelas kaca dengan dominan warna teh menyembul es batu kristal membuat embun tipis sisi gelas.

“Ayo Kang, mangga disruput,” ujar Kenzi memberi komando. Aku pun mengangkat gelas kaca mendekatkan dibawah hidungku yang tidak seberapa mancung ini.

Aroma Lemon, segarnya jeruk, ada stowberrynya juga menyeruak di lapisan dinding rongga hidungku…segar, kesan ku pertama. Gelas kaca pun sedikit aku goyang agar berputar mengaduk es batu kristal rata campuran buahnya.

Rasa segar lemon dan jeruk entah apa namanya juga stowberry mengalir dari ujung lidah hingga pangkal lidah, menyisakan pahit lemon dan jeruk.

“Lhooo, rasa kopinya kok hilang ?,” kataku. “Masih ada Kang,” jawab Tyo. “Memang komposisi dan takarannya seimbang sehingga ngeblend jadi satu dan es batu kristal sekitar 70-80gram akan mengangkat aroma buah dan meninggalkan pahit kopi diakhir sruputan”, jelas Tyo.

“Itu yang Kenzi suka, rasa kopi bisa tersamarkan jeruk sunkist, tapi meninggalkan jejak di pangkal lidah, ehmmm…segar dan membuat melek mata,” jawab Kenzi detail.

Aku sempat keder dengan presentasi Tyo dan Kenzi, memang baru sekali ini merasakan mixology kopi yang unik ini.

“Wahhh…makanya Kenzi nyandu banget dengan Kopi Buah Equal ini,” komentarku.

EQUAL COFFEE
Kenzi mahasiswi bilangan daerah Bojongsoang tak mudah berpaling dari Kopi Buah Equal sajian EQUAL COFFEE.

“Bukan nyandu Kang, tapi sudah tersegel ini lidah bila ke EQUAL COFFEE pasti yang satu ini pertama kali dinikmati, baru menu Vietnam Drip selanjutnya,” ujar Kenzi.

“Saat ditemani Vietnam Drip, Kenzi mulai mencari teman paduannya di toko Roti Panas. Kemaren sudah mencoba Croissant Plain, tersaji panas dengan didorong Vietnam Drip berbuah selesainya tulisan Bab III skripsi yang akan diajukan minggu depan,” celoteh Kenzi menunjukkan jilid lembaran skripsi.

“Akang musti coba, mencari paduan Americano dengan Croissant Keju, dijamin nambah,” kata Kenzi memprovokatori.

Sambil tersenyum, aku bergeser dari kursi menuju etalase Roti Panas yang tokonya masih satu ruangan dengan EQUAL COFFEE. Pramusaji membantu memilih dan segera membawa ke ruangan oven untuk memanaskan Croissant Keju yang aku pilih.

Tidak begitu lama, pramusaji membawa tray yang berisi Croissant Keju tersaji panas, pisau roti, garpu dan tissue. Tanpa komando dari Kenzi, kupotong ujung roti dan menyantapnya dengan kunyahan lembut.

Aku menikmati sepotong demi sepotong sambil, Croissant Keju memang pilihan tepat bila dipadukan dengan Americano yang masih tebal asam arabikanya. Sementara disisiku, Kenzi sedang serius membaca bahan skripsi didalam laptop yang menunjukkan halaman ke 69.

Tanpa terasa, waktu sudah menjelang sore, lalu lalang kendaraan didepan EQUAL COFFEE sudah mulai lambat tapi merapat menandakan memulainya kemacetan didaerah jl. Kliningan menuju jl. Buah Batu.

Spontan aku berucap pada Kenzi,” Besok kita ketemu lagi di tempat dan jam yang sama, sare ini aku musti bergeser ke daerah Pasir Kaliki lebih awal, biasa menghindari macet”.

Tanpa ba-bi-bu, Kenzi mengangkat tangan kanannya sambil mengacungkan jempolnya. ” See You Tomorrow, Kang”.

Keakraban tanpa sebuah kepentingan mengalir begitu saja di EQUAL COFFEE, sampai Kenzi lupa menanyakan namaku. Apa karena pengaruh mottonya ? “Love Coffee & You”. Oke, esok juga akan ketemu lagi.***

loading...
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan