Gerbang Dunia Lain TSB Semakin Mencekam

Gerbang Dunia Lain TSB Semakin Mencekam

Bandung Side, Gatot Subroto – Gerbang Dunia Lain mengangkat dua urban legend Kota Bandung sebagai wahana yang diminati pengunjung Trans Studio Bandung di momen Halloween.

Kota Bandung yang terkenal dengan keindahan alam dan budayanya namun di sisi lain memiliki banyak urban legend dan cerita seram yang selalu menjadi pembicaraan membuat suasana menjadi mencekam.

Wahana “Gerbang Dunia Lain”, Trans Studio Bandung mempunyai pengalaman baru dari koleksi urban legend sebelumnya, suasana interaktif yang dirancang untuk mengeksplorasi urban legend dan cerita seram sisi lain Kota Bandung.

Dengan menawarkan sentuhan fiksi dan kenyataan yang baru terungkap, wahana Gerbang Dunia Lain memberikan pengalaman unik kepada pengunjung yang berani untuk melangkah ke dalam gerbang tersebut.

Disini pengunjung akan mengetahui siapa sosok anak kecil yang selalu tertunduk lesu di jalanan Kota Bandung saat malam hari karena mencari belahan jiwanya yakni sebuah Boneka.

Gerbang Dunia Lain TSB Semakin Mencekam
Gerbang Dunia Lain TSB Semakin Mencekam dengan lalu-lalangnya hantu pocong. (dok.TSB)

Cerita sebenarnya dari sebuah insiden di sebuah rumah sakit di Kota Bandung yang telah menelan korban jiwa dan konon katanya sampai saat ini dokter tersebut masih suka memeriksa pasien yang berada di rumah sakit tersebut saat malam tiba, atau kesaksian sebuah keluarga yang tidak sempat menceritakan kisahnya karena nyawanya harus melayang dalam sebuah ambulance, dan masih banyak cerita lainnya.

“Keseruan wahana ini terletak pada berbagai cerita mistis yang kisahnya sering kita dengar di kota ini, namun kami realisasikan dalam diorama yang bisa kamu lihat secara langsung,” kata Dita Apriliane, Marketing Komunikasi Trans Studio Bandung (TSB).

Penggunaan teknologi animatronik, efek suara, pencahayaan, dan tampilan visual yang menegangkan menjadi pengalaman baru di Gerbang Dunia Lain.

“Semua elemen tersebut dirancang khusus untuk menghadirkan suasana misteri dan menegangkan,” ujar Dita Apriliane.

Mengikuti alur cerita legenda Kota Bandung, kamu akan bertemu hal-hal yang tak pernah dibayangkan ada sebelumnya.

Suara desisan angin, presensi yang tak terlihat, aroma asing dan ketakutan yang terus melanda saat melintas diatas kereta mini, tambah Dita Apriliane.

Tetapi di balik ketakutan itu, pengunjung benar-benar merasakan apa yang hanya bisa disebut sebagai petualangan baru sepanjang hidup. Sebuah pengalaman yang akan membawa sampai melampaui batas, mengeksplorasi dunia baru yang tak terjangkau oleh pikiran biasa.

Gerbang Dunia Lain TSB Semakin Mencekam dengan lalu-lalangnya hantu pocong.
Gerbang Dunia Lain TSB Semakin diminati pengunjung. (dok.TSB)

“Bagi kamu yang ingin mencoba wahana ini, sebaiknya mempersiapkan diri dengan mental yang kuat dan terbuka untuk menghadapi kengerian yang mungkin muncul dalam perjalanan. Menjelajahi sisi gelap dan mistis dari kota yang kita cintai,” pungkas Dita Apriliane.

Sekarang, urban legend di Kota Bandung tidak lagi sekadar cerita yang beredar. Ini adalah pengalaman nyata yang menjadi topik perbincangan di antara mereka yang berani menjelajahi dunia tak terlihat di Gerbang Dunia Lain.

Jadi, jika kamu ingin merasakan pengalaman yang baru dan tak terlupakan di Oktober ini. Gerbang Dunia Lain wajib dikunjungi di Trans Studio Bandung dengan jam operasinal SETIAP HARI mulai pukul 10.00-13.00 WIB dan 14.00-16.30 WIB.

Hanya dengan membeli tiket masuk di Rp.200.000 di Weekdsays (Senin-Jum’at) dan Rp.300.000 di Weekend (Sabtu-Minggu) kamu bukan hanya bisa menikmati satu wahana ini, tetapi juga semua wahana yang ada, berkulineran di Halloween Festival dan menyaksikan berbagai pertunjukan berkelas internasional yang ada.

Jangan lupa untuk manfaatkan promo yang ada seperti Buy 2 Get 1 Free, Paket Bestie, Paket Berdua, Paket Bertiga, Paket Berempat dan masih banyak promo lainnya yang hadir di Halloween kali ini.

Beranikah kamu menjelajahi gerbang misterius ini? Satu hal yang pasti, jika kamu berani masuk ke Gerbang Dunia Lain kamu tidak akan pernah sama.***

loading...
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan