Saluran Pembuangan Limbah Cair PT Waitex Yang Sudah Dilokalisir Mengalami Perembesan

Bandung Side, Cilampeni – Usai menghela nafas panjang atau Isoma dari aktifitas membersihkan rumput di bantaran Sungai Citarum, Desa Cilampeni, Satgas Sektor 8 Citarum Harum dikejutkan dengan mengalirnya air warna hitam yang keluar dari tanah disekeliling tempat saluran pembuangan limbah cair PT Warna Asli Indah Textil (PT Waitex)
JL. Cilampeni Km 7, Ketapang, Cilampeni, Kec. Katapang yang telah ditutup atau dicor seminggu yang lalu (bandungside.com Sabtu (29/6/2019).

Satgas Sektor 8 Citarum Harum Subsektor Desa Cilampeni yang dikomandoi oleh Pelda Rusman segera turun kebantaran Sungai Citarum yang merupakan lokasi saluran pembuangan limbah cair PT Waitex memeriksa kejanggalan tersebut. Dugaan anggota Satgas Sektor 8 Citarum Harum adalah jebolnya cor penutup saluran, mengingat lebar lubang saluran yang cukup lebar saat dilakukan eksekusi pengecoran.

Pelda Rusman, Satgas Sektor 8 Citarum Harum sedang megambil sampel air rembesan dari saluran limbah yang sudah dilokalisir PT Waitex, Sabtu (6/7/2019)

Membutuhkan waktu beberapa saat untuk memeriksa sambil diskusi antara anggota Satgas Sektor 8 kemungkinan-kemungkinan penyabab mengalirnya air limbah berwarna hitam tersebut. Bisa jadi akibat dari rembesan saluran yang bocor sudah tidak menampung pipa atau gorong-gorongnya, bisa juga berasal dari lubang pembuangan lainnya yang menuju pipa utama yang ditutup tersebut mengalami over lepping sehingga bukan hanya air limbah mengalir kembali meluber tapi juga mengalami rembesan ditanah sekeliling bantaran Sungai Citarum.

Pelda Rusman dan Praka Heri sedang mengamati rembesan air berwarna hitam dari tanah

“Dari evaluasi, saat ditutup saluran limbahnya diduga ada kebocoran pipa pembuangan yang mengalir ke pipa utama saluran limbah cair yang menuju ke Sungai Citarum. Bisa jadi rembesan itu mengalir dari pipa saluran lama yang mengalirnya tetap bersatu di pipa utama pembuangan, namun pihak pabrik PT Waitex tidak berusaha mencari dimana kebocoran tersebut, meskipun sudah diberi kesempatan tidak beroperasional selama 2 hari usai dilokalisir saluran pembuangannya dengan di-cor,”kata Pelda Rusman.

Pelda Rusman sedang mencari sumber rembesan air berwarna hitam

Saat menutup saluran limbah cair PT Waitex pada Jumat (28/6/2019), lanjut Pelda Rusman, anggota Satgas Sektor 8 mengalami kesulitan dikarenakan masih derasnya air yang mengalir melalui lubang tersebut. Sehingga ditunda pengecorannya hingga di Hari Sabtu (29/6/2019) saat pabrik tidak beraktifitas proses produksi. Namun, tetap saja air yang mengalir tidak berubah seperti kemaren. Tapi alhamdulillah, upaya melokalisir terselesaikan hingga tertutup rapat.

Air berwarna hitam mengalir di Sungai Citarum

Beda halnya dengan Praka Heri Wahyono dalam analisanya,”Bila dilihat cairan yang merembes ditanah menunjukkan berwarna hitam, ini berbeda waktu cairan yang keluar saat dilokalisir salurannya. Kemungkinan cairan hitam ini luberan dari saluran siluman yang sudah tidak bisa menampung air limbah cair yang dibuang karena salurannya dilokalisir”.

Saat berita ini diturunkan, Satgas Sektor 8 Citarum Harum masih menunggu konfirmasi dan petunjuk dari Komandan Sektor 8 Citarum Harum, Kolonel Inf. Belyuni Herliansyah usai mengirim bukti temuan berupa foto dan video.***

Facebook Comments

Leave a Reply