Waroeng Kaget 2017 Rintisan Pengusaha Kuliner

Bandung Side, Des 2017 – Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Bandung, Dewi Kaniasari mengatakan,
penyelenggaraan festival kuliner Waroeng Kaget 2017 diharapkan mampu memotivasi dan juga merangsang ekonomi kreatif (*ekraf) di Kota Bandung, Minggu,(15/12/2017), dijalan Dr. Ir. Sukarno (jalan Cikapundung) Bandung.

“Program Waroeng Kaget 2017 merupakan awal untuk berbagai program ekonomi kreatif di tahun 2018 mendatang ,” kata Kadisbudpar yang akrab dipanggil Kenny. “Pemerintah kota Bandung akan terus mendukung kegiatan yang serupa, karena sesuai arahan Walikota Bandung, Ridwan Kamil. Disbudpar Kota Bandung ditargetkan melaksanakan berbagai festival kuliner di tahun 2018 mendatang, dan yang diutamakan adalah festival-festival berskala nasional maupun internasional,”kata Kenny saat meninjau booth waroeng.

“Disbudpar Kota Bandung yakin event-event seperti Waroeng Kaget 2017 dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara, serta meningkatkan kunjungan dan daya
beli wisatawan.Dengan kreativitas para pelaku kuliner, Kota Bandung akan semakin mengukuhkan dirinya sebagai kota kreatif, dan menjadi percontohan bagi kota lain di Indonesia,”ungkap Kenny.

“Festival Waroeng Kaget 2017 merupakan Pre Launching, ke depannya akan ada berbagai festival dan lomba inovasi kuliner baik tradisional maupun modern. Tujuan diadakannya berbagai eksebisi
adalah memunculkan inovasi-inovasi baru,”lanjut Kenny.

Festival Waroeng Kaget 2017 banyak diisi berbagai makanan tradisional, dan Disbudpar kota Bandung akan terus melakukan pembinaan dan kolaborasi kepada para pelaku kuliner. Selain itu
Kota Bandung ke depan akan dijadikan kota wisata halal, nanti pada tanggal 24 Desember 2017 di Car Free Day akan ada sosialisasi mengenai wisata halal,” pungkas Kenny.

Direktur Waroeng Kaget 2017, Yogie Rizalno mengatakan, Festival Waroeng Kaget 2017 merupakan tempat berkumpulnya usaha rintisan kuliner di Kota Bandung. Waroeng Kaget 2017 bertujuan menampilkan dan memperkenalkan kreativitas makanan kepada pecinta kuliner. “Dalam penyelenggaraan Waroeng Kaget, 2017 kami selaku penyelenggara menggandeng Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, berharap Waroeng Kaget 2017 menjadi program tahunan,”kata Yogi.

“Info terakhir yang saya dapatkan, beberapa brand makanan dan Chef asal Bandung sudah mulai memasuki pasar nasional dan internasional terutama pasar Asia Tenggara. Selain itu, para produsen pemilik brand dan outlet yang tersebar di kota Bandung merupakan salah satu ujung tombak berkembangnya ekonomi kreatif di kota Bandung, dimulai dengan memiliki merek sendiri, bermodal sendiri, memproduksi sendiri, hingga membuat jalur distribusi dan penjualan sendiri,”ungkap Yogi.

Besarnya potensi ekonomi kreatif sub-sektor kuliner di Bandung membuat pemerintah tidak ragu mengembangkan industri kuliner, khususnya para pengusaha-pengusaha rintisan maupun
industri-industri kulier di Kota Bandung.***

Facebook Comments

Leave a Reply